Selasa, 02 Oktober 2012

Mengapa Transaksi Perbankan Selalu Aman

Limaempat - Keamanan Transaksi Perbankan. Berbicara tentang keamanan di bank, pernah kah kita berfikir bagaimana orang-orang itu kok bisa percaya dengan Bank, sehingga mereka rela menitipkan uangnya di bank tersebut... kenapa harus ada bank?? dan kenapa kok transaksi bank itu selalu aman??. kalau menurut teman-teman apa jawaban dari pertanyaan-pertanyaan tersebut?.

Sebenarnya apa sih bank itu sendiri?? bingung juga kan kalau harus berargumen tentang apa bank itu sendiri. okelah mungkin ini refrensi tentang apa itu bank. Apa itu "Bank"



Kita udah tau bro sekarang bank itu apa setelah baca refrensi di atas, ya kan... ??. tapi masih dikit bingung tentang sistem keamanan bank itu bagaimana, kenapa sampai-sampai banyak orang yang menyimpan uangnya dibank tanpa harus takut uangnya hilang dicuri orang, atau dicuri pihak bank itu sendiri. sebenarnya sistem keamanan apa sih yang di pakai bank?? menurut refrensi yang saya baca dari Harian Suara Merdeka  ada berbagai macam sistem keamanan bank, yaitu berdasarkan apa yang dituliskan olah bapak Suwarno, S.Si, M.Kom | Universitas AKI Semarang yaitu diantaranya adalah :

1. KEAMANAN PADA LINGKUNGAN SISTEM

Keamanan pada lingkungan sistem merupakan keamanan data pada server Internet Banking dan server back-end dari sistem Internet Banking. Tanpa keamanan data yang tepat memungkinkan terjadi risiko seperti:

Network Packet Sniffer. Seorang penyerang telah membobol informasi rekening nasabah yang sedang dijalankan network. Kemungkinan yang terburuk dapat mengakses semua rekening nasabah dan dapat membuat rekening ilegal melalui ”backdoor” ke dalam network bank. Selanjutnya, informasi packet-sniffers provides tentang jaringan network bank, dapat dijadikan sasaran penyerang untuk mengirim network packet yang didistribusikan melewati network milik bank.

IP Spoofing. Ini dapat digunakan untuk mengakses informasi rekening nasabah dengan berbagai cara. Biasanya lewat fasilitas email web site Internet Banking.

Denial of Service Attacks. Dengan cara tersebut bertujuan mengacaukan setiap akses atau informasi di dalam network. Para penyerang memfokuskan diri untuk dapat membuat pelayanan tidak sesuai dengan biasanya.

Solusi untuk persoalan ini ialah dengan menggunakan pilihan yang penuh risiko ketika menempatkan keamanan data tidak pada tempatnya. Artinya secure server membutuhkan lebih banyak masukkan daripada authentification verification. Solusinya ialah menggunakan teknologi Firewall. Firewall dapat diimplementasikan dengan software atau hardware atau bahkan keduanya. Firewall selalu digunakan untuk mencegah seseorang atau program yang tak diundang.

2. KEAMANAN DATA NASABAH 

pada persoalan ini akan dikonsentrasikan mengenai keamanan antara browser yang terdapat informasi nasabah ke web server milik bank. Ketika terjadi koneksi antara browser dan web server mempunyai risiko seperti Network Packet Sniffing. Sebuah kegiatan network protocol, bagaimana sebuah paket diberi label dan diidentifikasi.

Sehingga komputer dapat menentukkan apakah paket tersebut telah diidentifikasi dengan benar. Karena spesifikasi dari network protocols seperti TCP/IP telah digunakan secara luas, sebuah program tertentu dapat dengan mudah mencegah network packets dan mengubahnya menjadi sniffer.

Solusi untuk persoalan ini yakni keamanan antara browser milik nasabah dengan web server dapat ditangkal dengan keamanan protocol yang disebut dengan Secure Socket Layer (SSL). SSL terdiri dari encryption, server authentification dan messege integrity dalam berkoneksi dengan Internet. Dalam kenyataanya, SSL provides membangun keamanan ”handshake” yang digunakan untuk mengidentifikasi suatu koneksi.

Handshake ini dihasilkan dalam client server yang menyetujui untuk menggunakan tingkatan keamanan yang mereka gunakan dan mengerjakan semua data yang dibutuhkan ke dalam koneksi Internet. Untuk sementara hanya Netscape Navigator dan Internet Explorer yang mendukung SSL, sementara kebanyakkan situs E-Commerce menggunakan SSL untuk menyimpan informasi rahasia.

3. PENGAMANAN DARI PIHAK KETIGA

Persoalan yang satu Ini yang tidak kalah penting yaitu untuk memantau atau mencegah orang-orang yang tidak diundang.

Solusinya, dengan menganalisa sistem keamanan secara terus-menerus dan memperbaiki kesalahan-kesalahan yang timbul.

Tampilan pada gambar merupakan tindakan-tindakan keamanan yang terjadi dalam transaksi secara online. Tindakan tersebut sangat mungkin dipergunakan dalam Sistem Internet Banking oleh bank.

Refrensi :
~wikipedia
~Harian Suara Merdeka  

0 komentar:

Posting Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More